I am a Dreamer
Mentari mulai berani menampakkan senyum cerahnya. Setelah seharian
kemarin hujan terus saja turun, akhirnya hari ini aku bisa berkeliling
menyusuri Westfalenpark. Sebuah taman yang sangat indah di pinggiran
kota Dortmund. bunga bermekaran, burung burung tampak sedang asik
bermain di danau yang tak seberapa besar. Sisa sisa tambang ratusan
tahun lalu seperti sudah tak tampak lagi.
Semua keindahan itu terasa lengkap karna kehadiranmu. Hari ini dunia
serasa milik kita. Mereka mereka seperti figuran kehidupan. Dayang dan
hulu balang di kerajaan kita. Mungkin aku agak berlebihan, tapi itulah
kata kata yang mampu mewakili perasaanku saat ini.
Entah sudah berapa lama kita berada di sini. Hari hari terara begitu
cepat saat kulalui bersamamu. Sungguh.
Tapi, seketika cuaca berubah dengan cepatnya. Sang mentari tak kuasa
mendapat halangan si awan hitam. Seketika hujan turun dengan derasnya.
Kami berlari dan terus mencari tempat berteduh yang tak kunjung kami
dapati. Aku basah kuyup.
Basah ????. Ahhh....
Aku terbangun. Kulihat tubuh dan tempat tidurku basah kuyup. Air hujan
menetes dari atap kamar rumahku.
#Note: pict
http://www.soccerphile.com/soccerphile/wc2006/city_guide/dortmund.html
kemarin hujan terus saja turun, akhirnya hari ini aku bisa berkeliling
menyusuri Westfalenpark. Sebuah taman yang sangat indah di pinggiran
kota Dortmund. bunga bermekaran, burung burung tampak sedang asik
bermain di danau yang tak seberapa besar. Sisa sisa tambang ratusan
tahun lalu seperti sudah tak tampak lagi.
Semua keindahan itu terasa lengkap karna kehadiranmu. Hari ini dunia
serasa milik kita. Mereka mereka seperti figuran kehidupan. Dayang dan
hulu balang di kerajaan kita. Mungkin aku agak berlebihan, tapi itulah
kata kata yang mampu mewakili perasaanku saat ini.
Entah sudah berapa lama kita berada di sini. Hari hari terara begitu
cepat saat kulalui bersamamu. Sungguh.
Tapi, seketika cuaca berubah dengan cepatnya. Sang mentari tak kuasa
mendapat halangan si awan hitam. Seketika hujan turun dengan derasnya.
Kami berlari dan terus mencari tempat berteduh yang tak kunjung kami
dapati. Aku basah kuyup.
Basah ????. Ahhh....
Aku terbangun. Kulihat tubuh dan tempat tidurku basah kuyup. Air hujan
menetes dari atap kamar rumahku.
#Note: pict
http://www.soccerphile.com/soccerphile/wc2006/city_guide/dortmund.html
haha, ada kejutan rupanya di bawah.
BalasHapusHeheh...biar surprise gan...
HapusBener gan. berawal dari mimpi jadi nyata
BalasHapusWowwww.... andai bisa seperti itu :)
BalasHapusyah Andai saja...
BalasHapus#ngimpi
wah kata-katanya puitis banget, tapi seru juga tuh petualngannya, salam kenal
BalasHapusBY : Catatan Google
Biasa aja kok gan...
Hapusnamanya juga mimpi. salam kembali.
Eaaa, genteng bocor yak? hehehe.
BalasHapusIya nih, ganggu orang lagi mimpi aja... :)
HapusYang link paling bawah uda saya klik sob, dan ternyata banyak gambar yang indah..
BalasHapusMenang bener sob. jadi ingin berkunjung kesana.
HapusHaaa.... Mantap cerita mimpinya Sobat...
BalasHapusheheh....gitulah sob. :)
HapusHadirr kembali sob, menyambung silatirahmi...
BalasHapusOk sob.
Hapus